Tuesday, March 4, 2014

Fokus!

Anzala tertarik pada satu buku, Tahir Djide. Buku itu menceritakan sejarah kehidupan seorang pelatih bulu tangkis Indonesia yang melegenda. Buku yang menceritakan sebuah kejayaan  masa lalu yang entah kapan akan terulang kembali bagi bangsa ini. Tahir Djide dengan segala pesonanya, membuat seorang Anzala berpikir, apakah ia akan menjadi pelatih sepak bola saja?

Anzala pada dasarnya sangat menyukai bola. Tapi karena tidak konsisten menekuni hal ini, kemampuannya tidak berkembang. Ia sekarang membutuhkan fasilitas dan sebuah sistem yang baru untuk mengembangkan lagi kemampuan sepakbolanya. Tapi perlahan ia merasa bahwa dengan dipilihnya jalur akademik, sungguh tidak realistis untuk memaksakan diri terjun menjadi seorang pemain professional.




Melihat seorang Tahir Djide, ia terproyeksi pada sosok seorang Jose Mourinho. Pelatih jenius yang kharismatik. Ia merupakan sebuah titik cerah baru di dunia sepakbola. Anzala memikirkan kembali karirnya. Sepertinya menjadi pelatih sepakbola masih terbuka lebar.

Pada dasarnya Anzala hanya kesulitan menemukan fokus dan kebingungan memulai langkah pertama. Anzala adalah orang yang selalu butuh pembimbing. Menjadi penulis, psikolog sepakbola, atau seorang pelatih. Mungkin ketiga hal itulah yang menjadi targetnya mulai saat ini. Anzala akan memulai fokusnya. Mulai sekarang ia akan konsisten. Dengan menyebut Allah, terlantun pengharapan sebuah tindakan yang istiqomah dan bimbingan yang bijak dari semua orang di sekitarnya.

Fokus.

No comments:

Post a Comment